Setelah lebih dari satu abad tertutup untuk umum, sebuah taman kuno di kawasan Kota Terlarang akhirnya dibuka sebagai destinasi wisata sejarah. Taman ini sebelumnya hanya dapat diakses oleh kaisar dan beberapa pejabat istana terpilih, sehingga pembukaannya menjadi momen bersejarah yang menarik perhatian dunia. Banyak pengunjung kini dapat menyaksikan langsung ruang hijau yang selama berabad-abad dianggap sebagai bagian paling sakral dari kompleks istana.
Jejak Sejarah yang Lama Tersembunyi
Taman ini dibangun pada masa kejayaan dinasti kekaisaran dan dirancang sebagai ruang pribadi untuk keluarga kerajaan. Di sinilah para kaisar melakukan meditasi, menerima tamu penting, atau sekadar mencari ketenangan di antara padatnya urusan pemerintahan. Selama bertahun-tahun, tidak ada dokumentasi lengkap mengenai interior taman, membuatnya penuh misteri bagi para peneliti sejarah.
Desain Klasik yang Dipertahankan Utuh
Saat dibuka hari ini, kondisi taman masih mempertahankan bentuk aslinya. Paviliun kayu bergaya tradisional, jembatan kecil yang melengkung anggun, kolam air jernih, serta susunan bebatuan taman tetap dibiarkan seperti desain awalnya. Pengunjung dapat merasakan langsung estetika arsitektur lanskap Tiongkok kuno yang dikenal penuh simbol dan filosofi alam.
Koleksi Tanaman Berusia Ratusan Tahun
Salah satu daya tarik utama taman ini adalah keberadaan flora bersejarah. Beberapa pohon besar yang tumbuh di area tersebut diyakini sudah ditanam sejak masa dua dinasti sebelumnya. Tanaman-tanaman langka yang dirawat secara turun-temurun menjadi bukti dedikasi istana dalam menjaga lingkungan dan keseimbangan alam.
Menjadi Magnet Baru Wisata Budaya
Pembukaan taman ini segera menjadi sorotan wisatawan dalam dan luar negeri. Banyak yang tertarik melihat area yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan dari catatan sejarah. Dengan atmosfer tenang dan pemandangan klasik, taman ini kini menjadi salah satu spot paling diminati bagi wisatawan yang ingin memahami kehidupan istana Tiongkok dari sudut yang berbeda.
Edukasi Budaya untuk Pengunjung Masa Kini
Tidak hanya menjadi tempat rekreasi, taman ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi. Tur resmi yang disediakan memberi penjelasan rinci tentang sejarah pembangunannya, makna setiap elemen taman, hingga perannya dalam tradisi kekaisaran. Dengan demikian, tempat ini menjadi ruang belajar sejarah yang otentik sekaligus menyenangkan.








