Tips Menghindari Keracunan Makanan Saat Sedang Mencoba Jajanan Kaki Lima di Negara Tropis

Menjelajahi kuliner lokal melalui jajanan kaki lima atau street food adalah pengalaman wajib saat berkunjung ke negara tropis. Aroma rempah yang tajam dan harga yang terjangkau memang sangat menggoda, namun risiko gangguan pencernaan atau keracunan makanan sering kali menjadi hantu bagi para pelancong. Suhu udara yang lembap di daerah tropis mempercepat pertumbuhan bakteri pada makanan yang tidak dikelola dengan benar. Agar petualangan kuliner Anda tetap menyenangkan tanpa harus berakhir di kamar mandi, diperlukan kecermatan dalam memilih apa yang akan masuk ke dalam perut.

Pilih Gerai dengan Antrean Panjang dan Perputaran Cepat

Salah satu indikator paling sederhana untuk menilai keamanan makanan kaki lima adalah tingkat keramaiannya. Pilihlah gerai yang memiliki banyak pembeli, terutama penduduk lokal. Antrean yang panjang menandakan bahwa makanan di tempat tersebut selalu baru dan segar karena perputarannya sangat cepat. Di negara tropis, makanan yang dibiarkan terbuka terlalu lama dalam suhu ruang sangat rentan terkontaminasi. Dengan memilih tempat yang ramai, Anda meminimalkan risiko mengonsumsi hidangan yang sudah dipanaskan berulang kali atau sudah terpapar debu jalanan dalam waktu lama.

Perhatikan Kebersihan Penjual dan Peralatan Masak

Sebelum memesan, sempatkan waktu sejenak untuk mengamati bagaimana penjual menangani makanan mereka. Periksa apakah penjual menggunakan sarung tangan atau alat penjepit saat mengambil bahan makanan, atau apakah mereka memisahkan tangan yang memegang uang dengan tangan yang menyentuh makanan. Selain itu, perhatikan kebersihan air yang digunakan untuk mencuci peralatan makan. Jika Anda melihat piring hanya dicelupkan ke dalam ember air yang keruh, lebih baik pilih makanan yang bisa dibungkus atau gunakan alat makan sekali pakai milik Anda sendiri untuk menjamin sterilitas.

Pastikan Makanan Dimasak dengan Suhu Tinggi

Panas adalah musuh utama bakteri. Cara paling aman menikmati jajanan di negara tropis adalah dengan memesan hidangan yang dimasak langsung di depan mata Anda dalam suhu tinggi, seperti tumisan, gorengan, atau sup yang mendidih. Hindari makanan yang disajikan dalam suhu ruangan atau dipajang di lemari kaca tanpa pemanas. Proses memasak hingga matang sempurna akan membunuh sebagian besar patogen penyebab keracunan. Pastikan daging tidak lagi berwarna merah muda di bagian dalam dan hidangan disajikan dalam keadaan masih mengepulkan uap panas.

Waspada terhadap Es Batu dan Buah Kupas

Sumber kontaminasi yang paling sering terabaikan adalah air dan produk segar yang tidak dimasak. Di banyak negara tropis, es batu balokan sering kali dibuat dari air yang tidak terjamin kebersihannya. Jika ingin minum minuman dingin, pastikan es batu yang digunakan berbentuk silinder dengan lubang di tengahnya (es kristal) yang biasanya diproduksi secara pabrikan dengan standar lebih baik. Demikian pula dengan buah-buahan; hindari membeli buah yang sudah dikupas dan dipotong-potong di pinggir jalan. Lebih aman membeli buah utuh yang kulitnya masih tertutup rapat, lalu mengupasnya sendiri menggunakan pisau bersih.

Selalu Jaga Kebersihan Tangan Sebelum Makan

Sering kali penyebab keracunan makanan bukan berasal dari makanannya, melainkan dari tangan kita sendiri yang telah menyentuh berbagai benda selama perjalanan. Selalu bawa cairan pembersih tangan (hand sanitizer) atau tisu basah antiseptik di dalam tas. Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan adalah perlindungan tambahan yang sangat krusial. Dengan menjaga kebersihan diri dan tetap waspada dalam memilih lokasi makan, Anda dapat menikmati kekayaan rasa kuliner tropis dengan rasa aman dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *